Heldy Djafar, Istri Terakhir Sukarno Meninggal Dunia, Ternyata Ini Sebabnya

Istri terakhir Presiden pertama RI Sukarno, Heldy Djafar, meninggal dunia. Karangan bunga memenuhi rumah duka Heldy Djafar.

Almarhumah Heldy Djafar Noor meninggal dunia pada pukul 22.02 WIB, Minggu (10/10/2021). Anggota keluarga almarhumah Heldy Djafar Noor terlihat berkumpul di rumah duka, Tangerang Selatan.

Anak kelima almarhumah Heldy Djafar, Gusti Firmansyah Noor, mengatakan almarhum Heldy mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat.

"Almarhum meninggal di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo pada pukul 22.02 WIB," kata Gusti, Senin (11/10/2021).

Gusti mengatakan Heldy Djafar meninggal setelah menjalani perawatan kanker dan gagal ginjal. Almarhumah Heldy diketahui mengalami kanker stadium keempat.

"Penyakit awalnya kanker serviks ya tapi ternyata ada gagal ginjal juga. Setelah gagal ginjal itu, dia difokuskan untuk memperbaiki ginjalnya dulu akhirnya setelah memperbaiki ginjal nggak berapa lama ternyata kanker serviksnya itu lanjut ke stadium empat," ujar Gusti.

Gusti mengatakan Heldy sempat merasakan sesak napas. Setelah diperiksa, ternyata ada cairan di paru-paru almarhum Heldy.

"Akhirnya ke kanker tulang sama ke paru-paru. Nah di situ dia baru mulai merasakan sesak napas di situ akhirnya di CT scan akhirnya ada cairan di paru-paru," ucap Gusti.

Gusti mengatakan Heldy telah menjalani proses cuci darah. Namun kanker di tubuhnya telah menyebar.

"Itu pas lagi dari memperbaiki ginjal itu kan dia ada cuci darah, itu udah ada perbaikan sih, udah ada perbaikan tapi ternyata karena ada kankernya itu awalnya kanker serviks yang sementara dipinggirkan karena kan kalau kanker serviks itu dia harus radiasi," ujar Gusti.

"Radiasi perlu staminanya harus prima. Jadi karena gagal ginjalnya itu dia harus memperbaiki itu dulu. Jadi proses memperbaiki itu kan namanya kanker kita ga tau ya ternyata udah menyebar," sambungnya.

Gusti menjelaskan, almarhumah Heldy Djafar Noor meninggalkan enam anak, sepuluh cucu dan dua cicit.

"Almarhum meninggalkan enam anak, sepuluh cucu, dan dua cicit," jelas Gusti.

Close