Ashanty Diduga Kena Omicron, Anang Hermansyah Tak Terima Disalahkan

Anang Hermansyah tahu benar netizen banyak yang menyalahkannya soal jalan-jalan ke Turki di akhir tahun. Hal itu muncul setelah kabar Ashanty COVID-19.

Anang kepada detikcom menjelaskan alasan dirinya pergi ke Turki. Ia mengaku tak murni jalan-jalan seperti yang dituduhkan netizen.

"Kita nggak jalan-jalan murni seperti dibilang semua orang. Keluarga Atta kan di sana, aku transplantasi rambutku juga karena sudah botak," kata Anang Hermansyah.

Anang Hermansyah mengaku akhirnya bertemu dengan keluarga Atta Halilintar di sana. Itu juga disebutnya untuk pertama kalinya mereka berjumpa setelah pernikahan Atta dengan Aurel.

"Iya untuk pertama kali setelah menikah ketemu itu. Masa kita nggak pernah ketemu. Alhamdulillaah kita ketemu dan pertemuan itu menyenangkan," kisah Anang.

Selain bertemu dengan besan, Anang juga punya keperluan untuk transplantasi rambutnya. Ia mengaku untuk urusan itu yang paling terpercaya memang berada di Turki.

"Itu yang paling bagus kan di sana, jadi kita sekalian. Tak murni jalan-jalan," tuturnya.

Ashanty saat ini sudah dilarikan ke rumah sakit. Sementara Anang Hermansyah dan keluarga masih berada di karantina.

Anang Hermansyah berharap Omicron yang diderita Ashanty seperti yang dibicarakan orang-orang. Namun tetap saja, ia khawatir karena sang istri memiliki autoimun.

"Kondisi Ashanty di rumah sakit, doakan mudah-mudahan seperti di berita bahwa Omicron tidak membahayakan, ringan-ringan. Yang kita panik adalah dia autoimun, ini yang jadi pemikiran kita," ungkap Anang.

Apa kata Kemenkes?

Namun, terkait viral dugaan terpapar varian Omicron, belum bisa dipastikan.

"Iya positif COVID-19," jawab Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes RI dr. Siti Nadia Tarmizi saat dihubungi detikcom, Jumat (7/1/2022).


"Sepertinya masih diperiksa (apakah terkait Omicron)," sambung Nadia.

Seperti diketahui, deteksi COVID-19 varian Omicron dilakukan khusus dengan tes PCR s gene target failure (SGTF). Namun, kepastian varian Omicron tetap harus dilakukan melalui tes lab lebih lanjut, meski kemungkinan besar terindikasi Omicron sudah bisa dilihat dari SGTF.

Indonesia sendiri telah melaporkan sebanyak 254 kasus varian Omicron hingga Selasa (04/01/2022). Pemerintah menyebut, sebagian besar pasien Omicron merupakan pelaku perjalanan dari luar negeri. Meski demikian, ada juga kasus penularan lokal sebanyak 15 pasien, beberapa di antaranya tersebar di DKI Jakarta, Medan, Surabaya, hingga Bali.

Omicron memiliki potensi penularan yang lebih cepat dibanding varian Delta. Selain itu, ada potensi bahwa di varian Omicron peningkatan terjadinya reinfeksi lebih tinggi jika dibandingkan dengan varian lainnya.

Meski gejala yang ditemukan didominasi infeksi ringan, bukan berarti fasilitas kesehatan tidak akan terbebani. Pasalnya, jika kasus terus bertambah banyak, ruang isolasi atau perawatan semakin penuh dan berdampak pada fasilitas kesehatan.

Ashanty dan keluarga diketahui pergi liburan ke Turki beberapa waktu lalu. Ia juga membagikan momen di media sosial saat berlibur di Cappadocia, salah satu tujuan utama turis yang datang ke Turki.

Close